Dunia Politik
Rusia Luncurkan Rudal Oreshnik, Klaim Tak Bisa Dicegat
Rusia baru saja meluncurkan rudal balistik terbaru mereka, yang dinamai Oreshnik, ke wilayah Ukraina. Vladimir Putin, mengklaim rudal ini mustahil dicegat
Rusia baru-baru ini meluncurkan rudal balistik terbaru mereka, yang dinamai Oreshnik, ke wilayah Ukraina. Vladimir Putin, mengklaim bahwa rudal ini mempunyai kemampuan yang membuatnya mustahil dicegat oleh sistem pertahanan udara mana pun.

Putin-Rusia
Tanggapan atas Senjata Jarak Jauh Ukraina
Putin mengungkapkan, peluncuran rudal balistik jarak menengah ini adalah respons atas penggunaan senjata jarak jauh buatan Barat oleh Ukraina, termasuk rudal ATACMS buatan Amerika Serikat dan Storm Shadow buatan Inggris dan Prancis. Senjata-senjata tersebut sebelumnya digunakan Ukraina untuk menyerang wilayah Rusia.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyebut peluncuran Oreshnik sebagai peringatan kepada sekutu Barat Ukraina yang dianggap ceroboh dalam mendukung Kiev.
Teknologi Canggih Oreshnik
Rudal Oreshnik disebut memiliki kecepatan hipersonik mencapai Mach 10 atau sekitar 3 kilometer per detik, bahkan mencapai lebih dari Mach 11 saat menyerang kota Dnipro di Ukraina, dengan jarak sekitar 800 kilometer dari tempat peluncuran di Kapustin Yar, wilayah Astrakhan.
Putin menyatakan bahwa teknologi pertahanan udara modern tidak mampu melacak dan mencegat rudal jenis ini karena kemampuannya untuk bermanuver selama penerbangan. Pakar militer Viktor Baranets menambahkan bahwa rudal ini mampu membawa tiga hingga enam hulu ledak yang dapat dipandu secara independen (Multiple Independently-targetable Reentry Vehicle atau MIRV), memungkinkan satu rudal menyerang beberapa target sekaligus.
Hulu Ledak Konvensional dan Nuklir
Saat ini, Oreshnik dilaporkan menggunakan hulu ledak konvensional. Namun, Rusia mengindikasikan kemampuan rudal ini untuk membawa hulu ledak nuklir jika diperlukan. Pejabat intelijen militer AS mengonfirmasi bahwa rudal ini merupakan senjata balistik eksperimental dengan jangkauan antara 1.000 hingga 3.000 kilometer.
Peringatan untuk Dunia
Peluncuran rudal ini meningkatkan ketegangan geopolitik di tengah konflik yang terus berlangsung. Teknologi hipersonik yang digunakan pada Oreshnik mencerminkan kemajuan signifikan dalam perlombaan senjata global, yang memunculkan kekhawatiran di kalangan komunitas internasional. AP
Event & Hiburan Lokal4 months agoHawai Group Malang Meriahkan Event Edufun 2025 dengan Promo Tiket Spesial
Event & Hiburan Lokal2 months agoHawai Group Hadir di PRJ Surabaya 2025, Bawa “Diskon Deras” hingga 38%
Event & Hiburan Lokal2 months agoPRJ Surabaya 2025: Hawai Group Tawarkan Liburan Hemat Hingga Awal 2026
Ekonomi & Bisnis4 weeks agoGriya Songgolangit, Kost Nyaman Dekat UB dan Polinema dengan Suasana Rumah Kedua
Event & Hiburan Lokal3 weeks agoParade Pesona Gondanglegi 2025 Siap Digelar, Kecamatan Gondanglegi Siapkan Gelaran Lebih Spektakuler
Pemerintahan & Politik Malang Raya4 weeks agoKota Malang Hadirkan Layanan Administrasi Terpadu Digital untuk Warga
Politik & Pemerintahan4 weeks agoPresiden Anugerahi Gelar Pahlawan Nasional 2025 kepada 10 Tokoh di Istana Negara
Teknologi & Sains4 weeks agoCanva Hadirkan Affinity: Aplikasi Desain Gratis untuk Profesional dan Pemula















