Sosial & Budaya
Taman Safari Indonesia Berikan Sanksi kepada Pengunjung yang Keluar Dari Kendaraan
Taman Safari Indonesia berikan sanksi larangan berkunjung kepada pengunjung yang keluar dari kendaraan di area satwa, demi keselamatan.

Taman Safari Indonesia (TSI) di Bogor, Jawa Barat, mengeluarkan sanksi larangan berkunjung kepada sejumlah pengunjung yang terlibat dalam aksi berbahaya dengan keluar dari kendaraan dan berkeliaran di area satwa. Peristiwa ini menjadi viral di media sosial setelah video yang menunjukkan tindakan tersebut beredar luas.
Dalam video yang diunggah dui platform sosial media, terlihat pengunjung keluar dari mobil yang berhenti di pinggir jalan. Mereka tampak berjalan di area yang jelas dilarang untuk turun dari kendaraan, meskipun terdapat plang peringatan yang bertuliskan “DILARANG KELUAR MOBIL” di dekat mereka.
Manajemen Taman Safari Indonesia dalam pernyataan resminya menekankan bahwa tindakan tersebut sangat berisiko dan bertentangan dengan peraturan yang ada. “Kami mengutamakan keselamatan pengunjung dan kesejahteraan satwa sebagai prioritas utama,” jelas pihak TSI.
Meskipun belum ada penjelasan mengenai waktu pasti terjadinya insiden tersebut, manajemen TSI menekankan bahwa pengunjung dilarang keras untuk keluar dari kendaraan di area satwa lepas. Tindakan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan individu dan mengganggu satwa yang hidup di habitatnya. “Pengunjung yang melanggar ketentuan akan dikenakan sanksi tegas sesuai dengan regulasi yang berlaku, mengingat Taman Safari Indonesia adalah lembaga konservasi in-situ yang berkomitmen untuk melindungi satwa sesuai dengan peraturan pemerintah,” ungkap manajemen.
Sebagai langkah pencegahan, pihak TSI mengimbau pengunjung untuk selalu mematuhi aturan yang ada, termasuk tetap berada di dalam kendaraan selama Safari Journey. “Bagi para pengunjung yang ingin merasakan pengalaman interaksi yang lebih dekat dengan satwa, kami dengan senang hati mempersembahkan area Baby Zoo. Di sini, Anda dapat berinteraksi dengan berbagai hewan dalam suasana yang aman dan nyaman, semua di bawah pengawasan profesional dari tim perawat hewan kami yang berpengalaman. Nikmati momen berharga dan pelajari lebih banyak tentang satwa sambil menciptakan kenangan tak terlupakan!” tambah pihak manajemen.
Alexander Zulkarnain, Senior VP Marketing Taman Safari Indonesia, memastikan bahwa sanksi telah diterapkan kepada pengunjung yang viral tersebut. “Pengunjung yang terlihat keluar dari kendaraan akan dilarang untuk kembali mengunjungi Taman Safari, mengingat pelat nomor mobil mereka telah teridentifikasi,” tegasnya.
Pihak TSI berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan edukasi kepada pengunjung agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. “Kami mengundang semua pihak untuk berkolaborasi dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelestarian satwa di Taman Safari Indonesia,” pungkas manajemen. AP
Event & Hiburan Lokal4 months agoHawai Group Malang Meriahkan Event Edufun 2025 dengan Promo Tiket Spesial
Event & Hiburan Lokal2 months agoHawai Group Hadir di PRJ Surabaya 2025, Bawa “Diskon Deras” hingga 38%
Event & Hiburan Lokal2 months agoPRJ Surabaya 2025: Hawai Group Tawarkan Liburan Hemat Hingga Awal 2026
Ekonomi & Bisnis4 weeks agoGriya Songgolangit, Kost Nyaman Dekat UB dan Polinema dengan Suasana Rumah Kedua
Event & Hiburan Lokal3 weeks agoParade Pesona Gondanglegi 2025 Siap Digelar, Kecamatan Gondanglegi Siapkan Gelaran Lebih Spektakuler
Pemerintahan & Politik Malang Raya4 weeks agoKota Malang Hadirkan Layanan Administrasi Terpadu Digital untuk Warga
Politik & Pemerintahan4 weeks agoPresiden Anugerahi Gelar Pahlawan Nasional 2025 kepada 10 Tokoh di Istana Negara
Teknologi & Sains4 weeks agoCanva Hadirkan Affinity: Aplikasi Desain Gratis untuk Profesional dan Pemula

















